Singa

Singa ( Panthera Leo )

Disusun oleh : Hartoko Edo28 Agustus 2012

Singa (Sanskerta: Siṃha) atau dalam nama ilmiahnya Panthera leo adalah seekor hewan dari keluarga felidae atau jenis kucing. Singa merupakan hewan yang hidup dalam kelompok. Biasanya terdiri dari seekor jantan dan banyak betina. Kelompok ini lantas menjaga daerah kekuasaannya. Berat Singa kurang lebih antara 150 kg (betina) dan 225 kg (jantan). Umurnya antara 10 sampai 15 tahun di hutan. Tetapi jika dipelihara bisa sampai 20 tahun. Singa betina jauh lebih aktif dalam berburu, sedangkan Singa jantan lebih santai dan selalu bersikap menunggu dan meminta jatah dari hasil buruan para betinanya.

Singa jantan dipercaya lebih unggul dan perkasa dibandingkan dengan kucing-kucing besar lainnya,tetapi kelemahan singa ialah tidak bisa memanjat pohon sebagus kucing-kucing besar lainnya. Singa jantan di tumbuhi bulu tebal disekitar tengkuknya, hal ini lebih menguntungkan untuk melindungi tengkuknya, terutama dalam perkelahian bebas antara kucing besar, yang terkenal dengan selalu menerkam tengkuk untuk melumpuhkan musuhnya.
Kucing besar lainnya, seperti Cheetah dan Macan Tutul memiliki ukuran tubuh jauh lebih kecil dibanding Singa. Singa juga punya salah satu perbedaan dengan Harimau, walaupun berasal dari keluarga yang sama, Singa tidak suka dengan air, berbeda dengan harimau yang suka dengan air.

Singa adalah kucing besar yang hidup dalam kelompok, yang disebut Pride. Pride adalah unit keluarga singa yang dapat mencakup hingga tiga pejantan dan selusin betina beserta anak-anak mereka. Semua singa betina adalah sebuah saudara yang saling terkait dan mereka mengasuh anak-anaknya secara bergotong royong dalam menyusui. Pejantan muda suatu saat akan meninggalkan kelompok dan akan membentuk kelompok sendiri dengan mengambil alih sebuah kelompok lain yang dipimpin oleh pejantan lain melalui pertarungan. Hanya singa jantan yang memiliki surai yang lebat sehingga mengesankan seperti rambut panjang yang mengelilingi kepala mereka. Singa jantan yang mempertahankan wilayah berburu dan menjaga kelompok mereka dari serangan predator lain. Mereka menandai daerah kekuasaan dengan urin, auman yang menggema untuk mengancam dan memperingatkan penyusup, dan mereka akan mengejar hewan apapun yang mencoba melanggar batas wilayah mereka.
Singa betina adalah pemburu utama dalam kelompok mereka. Mereka sering bekerja sama untuk memangsa mamalia besar seperti kerbau, jerapah, zebra dan mangsa besar lainnya. Setelah berburu, kelompok mereka mengajarkan kepada anak-anaknya cara-cara membunuh mangsa dan berkelahi dalam perburuan. Mereka melakukan adegan saling menjilat antara satu sama lain, walaupun sebelumnya mereka saling bertarung untuk berebut makanan. Singa muda tidak ikut membantu berburu sampai mereka berusia sekitar satu tahun. Singa-singa akan berburu sendirian jika ada kesempatan yang memungkinkan untuk berburu sendiri. Mereka juga mencoba membunuh para pencuri seperti hyena atau anjing liar.

Habitat
Dahulu, Singa hidup di seluruh Afrika, Eropa, Timur Tengah dan anak benua India. Tetapi sekarang habitatnya hanya di sebagian kecil anak benua India dan Afrika. Itu terjadi karena perburuan liar yang ingin mengambil kulit badannya. Singa dianggap hewan yang paling megah dan sering dianggap "Raja Margasatwa" dalam cerita-cerita. Pada ummumnya Singa hidup berkelompok hingga 20 ekor, yang terdiri dari 1 singa jantan dan beberapa singa betina dan anak–anak singa. Singa jantan berumbai sedangkan singa betina tidak. Ukuran tubuh singa jantan lebih besar dari singa betina, berat badan singa jantan ±225 kg sedangkan singa betina ± 150 kg. Panjang tubuh sampai dengan ekornya ±225 cm – 250 cm. Mereka adalah kelompok pemburu yang melindungi kelompoknya secara bersama–sama. Singa betina lebih agresif dalam berburu apabila dibandingkan dengan singa jantan, Singa betina melahirkan 2 – 5 anak singa dengan masa kehamilan 120 hari Sumber: http://id.wikipedia.org

Reproduksi
Singa dapat berbiak kapan saja. Masa kehamilan adalah sekitar 103 hari. Biasanya harimau betina melahirkan 2 atau 3 ekor anak harimau sekaligus, dan paling banyak 6 ekor. Mata anak harimau baru terbuka pada hari kesepuluh, meskipun anak harimau di kebun binatang ada yang tercatat lahir dengan mata terbuka. Anak harimau hanya minum air susu induknya selama 8 minggu pertama. Sehabis itu mereka dapat mencoba makanan padat, namun mereka masih menyusu selama 5 atau 6 bulan. Anak harimau pertama kali meninggalkan sarang pada umur 2 minggu, dan belajar berburu pada umur 6 bulan. Mereka dapat berburu sendirian pada umur 18 bulan, dan pada umur 2 tahun anak harimau dapat berdiri sendiri. Harimau Sumatra dapat hidup selama 15 tahun di alam liar, dan 20 tahun dalam kurungan. Sumber: http://id.wikipedia.org

Ingin kirim artikel ? silakan kirim disini :

Email Form ( Tanda * harus diisi )